Kembali ke Dashboard Dok. Rujukan · Rev. 2026
Sistem Monitoring Lingkungan Kandang

Pedoman & Acuan Scoring

Ambang batas parameter lingkungan untuk kandang ayam petelur cage-free — digunakan untuk membaca dan menilai kondisi suhu, kelembapan, dan kadar amonia di lapangan.

DJ
Buku Pedoman Sistem Produksi Ayam Petelur Bebas Sangkar (Cage-Free) Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (2025).
01

Suhu Lingkungan Kandang (°C)

Suhu udara merupakan salah satu parameter penting dalam kenyamanan termal ayam petelur. Kondisi suhu yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko stres dan menurunkan performa ayam.

≤8
>8 – <18
18 – 27
>27 – <30
≥30
18–27 °C
Skor 100
Baik. Merupakan zona optimal yang digunakan sebagai rentang suhu ideal dalam sistem scoring penelitian.
>8–<18 °C / >27–<30 °C
Skor 0–<100
Cukup. Skor diberikan secara bertahap berdasarkan jarak suhu terhadap zona optimal.
≤8 °C / ≥30 °C
Skor 0
Buruk. Kondisi berada di luar batas suhu yang digunakan dalam sistem scoring.
02

Kelembapan Udara RH (%)

Kelembapan relatif digunakan untuk menilai kondisi lingkungan kandang. Nilai yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat menurunkan kualitas lingkungan dan kenyamanan ayam.

≤40
>40 – <60
60 – 70
>70 – <85
≥85
60–70 %
Skor 100
Baik. Rentang ini digunakan sebagai zona kelembapan optimal dalam sistem scoring penelitian.
>40–<60 % / >70–<85 %
Skor 0–<100
Cukup. Skor menurun secara bertahap ketika kelembapan semakin jauh dari zona optimal.
≤40 % / ≥85 %
Skor 0
Buruk. Kondisi kelembapan berada di luar batas yang digunakan dalam sistem scoring.
03

Kadar Gas Amonia NH₃ (ppm)

Konsentrasi amonia digunakan sebagai indikator kualitas udara kandang. Semakin tinggi konsentrasi NH₃, semakin rendah nilai score yang diberikan dalam sistem penilaian.

≤10
>10 – ≤20
>20
0 ppm 10 ppm >20 ppm
≤10 ppm
Skor 100
Baik. Konsentrasi berada pada zona yang digunakan sebagai kondisi terbaik dalam sistem scoring.
>10–≤20 ppm
Skor 50–<100
Cukup. Skor menurun secara linear dari 100 menuju 50 seiring peningkatan konsentrasi NH₃.
>20 ppm
Skor 0–<50
Buruk. Pada 20–45 ppm skor turun dari 50 menuju 0, sedangkan konsentrasi >45 ppm memperoleh skor 0.